SEUDATI TEMA PEUSIJUK

Pada hari Kamis tanggal 31 Juli 2025 SD Negeri 12 Banda Aceh mengadakan kegiatan Seudati dengan tema Peusijuek. Peusijuek adalah sebuah tradisi adat masyarakat Aceh yang merupakan warisan leluhur. Secara umum, peusijuek adalah upacara adat yang bertujuan untuk memohon keselamatan, ketentraman, dan keberkahan, biasanya dilakukan pada berbagai momen penting dalam kehidupan masyarakat Aceh, seperti pernikahan, membangun rumah baru, atau memulai usaha.
Makna dan Tujuan Peusijuek
1.Simbol Keselamatan dan Kebahagiaan:
Peusijuek dilakukan sebagai bentuk doa dan harapan agar orang yang dipeusijuek (diberi peusijuek) mendapatkan keselamatan, ketentraman, dan kebahagiaan dalam hidupnya.
2. Ungkapan Syukur:
Tradisi ini juga menjadi ungkapan rasa syukur atas pencapaian atau peristiwa penting dalam kehidupan.
Penggunaan Bahan-bahan Tradisional:
Beberapa bahan yang digunakan dalam peusijuek seperti beras padi (lambang kemakmuran), tepung tawar (untuk mendinginkan), dan daun-daunan (simbol hubungan baik).
Tepung Tawar dan Air:
Salah satu ciri khas peusijuek adalah penggunaan tepung tawar dan air yang ditaburkan pada orang yang dipeusijuek sebagai simbol pembersihan dan penyejuk.
Kapan Peusijuek Dilakukan?
Peusijuek dapat dilakukan dalam berbagai kesempatan, seperti Pernikahan,Pindah rumah baru, Mulai usaha, Naik haji, Perayaan keberhasilan, (kelulusan, promosi jabatan, dll.)
peusijuek merupakan bagian penting dari budaya Aceh yang masih dilestarikan hingga saat ini, mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Aceh dalam menjaga keharmonisan dan keberkahan hidup
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- HUT RI KE-80 SD NEGERI 12 BANDA ACEH
- Tasyakur Al-Qur’an Dan Pagelaran Seni Dalam Rangka Pelepasan Siswa/i Kelas VI
- Tasmi’ Al-Qur’an Juz 30
- Asesmen Sumatif Akhir Tahun Pelajaran 2024/2025
- HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH SETELAH LIBUR IDUL FITRI
Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :
Komentar :
Kembali ke Atas